-->

IBX5A740B417051C

Friday, October 30, 2015

JTEUB : Jurusan "Angker" yang Kini Tak "Angker" Lagi


Gedung B Teknik Elektro Universitas Brawijaya

Jurusan Teknik Elektro Universitas Brawijaya (JTEUB) adalah salah satu jurusan yang dulunya terkenal angker, bukan karena ada cerita mistis ataupun cerita horor, melainkan sulitnya mendapatkan nilai yang cukup bagus. Sulit, bahkan yang tersulit dari semua jurusan yang ada di Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FTUB).

Sebagai seorang mahasiswa baru (maba) FTUB yang masih terpaku pada urusan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (ospek), awalnya tidak terlihat bahwa JTEUB adalah sebuah jurusan yang angker, karena maba akan melihat keangkeran tiap-tiap jurusan dari ketegasan atau bahkan "keberingasan" panitia ospek masing-masing. Untuk urusan yang satu ini tidak dapat dipungkiri bahwa Jurusan Teknik Mesin terlihat paling sangar.

Eh, tapi ospek jaman sekarang kurang "angker" juga sih. Terutama setelah ospek jamannya angkatan 2009. Walaupun ospek jurusan Teknik, tapi kini terkesan lebih lembek daripada dulu kala. Ya bukan perununan juga sebenarnya, karena ospek yang terlalu "angker" sebenarnya kurang cocok untuk jaman sekarang. Kalau ingin merasakan sesuatu yang terkesan angker, bisa mengajukan usul agar diadakan wajib militer di Indonesia. Sepertinya keren kalau diterapkan! Hahahahaha.

Back to the topic, dari mana saya bisa menyimpulkan bahwa JTEUB adalah jurusan terangker ? Yang paling simpel adalah dari hasil obrolan dengan sesama mahasiswa Teknik lainnya jurusan non Elektro. Bisa juga dengan cukup mendengarkan obrolan mahasiswa lain saat nongkrong di kantin pada masa-masa pengumuman nilai akhir mata kuliah.

Ok, mau buktinya ? Buat kalian yang sudah kuliah terutama yang kuliah di UB, apa yang kalian rasakan ketika mendapatkan nilai C ? Untuk mahasiswa jurusan non Elektro saya yakin pasti kalian akan menyesal mendapatkan nilai segitu. Akan tetapi untuk mahasiswa JTEUB, nilai C adalah sebuah anugerah tersendiri, apalagi untuk mata kuliah tertentu yang tentunya dengan dosen "spesial" yang sulit untuk ditaklukkan.

Sebagai ilustrasi saya buatkan rage comic sebagai berikut.
Meme Susahnya Dapat Nilai Bagus di Teknik Elektro Universitas Brawijaya

Jangankan nilai C, nilai D atau D+ saja sudah bersyukur, setidaknya mengangkat IP Semester biar tidak jelek-jelek amat. Dan tahukah kamu, saking susahnya mendapatkan nilai bagus, nilai D/D+ dianggap lulus di JTEUB asalkan tidak melebihi 10% dari total SKS yang diambil. Rata-rata total SKS untuk syarat kelulusan sekitar 140-150 SKS, sehingga total nilai D/D+ yang bisa didapat adalah 14/15 SKS.

So, apa penyebabnya ? Jawabannya adalah faktor dosen. Mungkin kalian biasa menyebutnya sebagai dosen "killer". Parahnya populasi dosen killer ini sekitar 50% dari dosen pengampu mata kuliah dasar. Dampaknya, IP kalian di semester-semester awal jeblok dan cukup susah untuk memperbaikinya. Untungnya dulu (saya angkatan 2008), nilai E tetap bisa membuat kita menempuh mata kuliah lanjutan. Jadi misalnya saja kita mendapatkan nilai E untuk Kalkulus I, kita tetap akan bisa mengambil Kalkulus II di semester selanjutnya.

Faktor luck. Itulah salah satu kunci sukses di JTEUB, karena menghindari dosen killer berarti mempermudah jalan kita untuk segera lulus. Beberapa kelas yang cukup saya kesan adalah beberapa berikut :
- Rangkaian Elektrik I -
Minimal 60% mahasiswa mendapatkan nilai E/D/D+. Sisanya mayoritas C/C+, dan 2-3 orang mendapatkan B/B+/A.
- Matematika Teknik I -
Setidaknya 80% rata mendapatkan E/D/D+ dan sisanya C serta 1-2 orang mendapatkan C+.
- Mikroprosesor -
99% mendapatkan C/C+ dan 1 orang yang merupakan sahabat saya mendapatkan nilai B.

Contoh di atas merupakan beberapa kelas yang saya ikuti saja, keakuratan data sekitar 80% sesuai dengan ingatan saya. Masih banyak sebenarnya, cuma entah kenapa cuma kelas-kelas itu saja yang saya ingat (untuk kelas dosen killer). Mungkin Anda bertanya-tanya dalam hati, apakah saya dan teman-teman saya begitu bodohnya sehingga mendapatkan nilai-nilai beken tersebut ? Mari kita bahas.

Rata-rata standar penilaian para dosen killer tersebut adalah menggunakan nilai kuis dan UAS saja ( ditambah UTS jika ada). Tugas mungkin ada beberapa yang menggunakan, tetapi hanya mempengaruhi 10% dari nilai akhir. Tidak terlalu menolong bukan ? Tapi okelah bisa dijadikan sebagai sarana belajar. Presensi ? Tidak menambah nilai sama sekali, tetapi digunakan sebagai syarat agar bisa mengikuti UAS, dimana presensi minimal harus 80%. Jadi walaupun kamu masuk 100% tetapi tetap mendapatkan nilai E jangan kaget.

Kalau dijadikan rumus anggaplah lebih kurang sebagai berikut :
Nilai Akhir = 40% rata-rata kuis + 10% tugas + 50% UAS

Haha, bisa dilihat betapa seramnya bukan. Anggap saja kuis dan tugas rata-rata 75 (saya ambil dari nilai minimal waktu saya SMA), maka nilai akhir kalian masih 37,5. Butuh 7,5 atau nilai 15 dalam UAS agar kalian minimal bisa mendapatkan nilai D. Terlihat mudah ? Eits, tunggu dulu.

Penilaian kuis dan UAS di sini hampir tiada ampun untuk kesalahan sedikitpun. Jadi misalkan kita mengerjakan sebuah soal, kemudian 75% awal kita lancar dan benar tanpa kendala, tetapi di 25% terakhir buntu dan akhirnya mendapatkan jawaban salah maka kita akan mendapatkan nilai 0. Dengan kata lain 75% yang kamu kerjakan di awal serasa tidak ada artinya. Ada yang "sedikit" berbaik hati, tetapi itupun "sangat sedikit", terasa tidak ada bedanya.

Saya pernah bertanya kepada salah satu dosen dan beliau menjawab bahwa ini adalah ilmu eksak, salah sedikit maka fatal hasilnya jika diterapkan di dunia nyata. Saya lupa beliau mencontohkan apa, sebenarnya sedikit ingat tetapi lupa detailnya. Mungkin saya beri ilustrasi menurut saya sendiri saja.

Kipas Angin

Misalnya saja kita membuat suatu benda, kita ambil contoh kipas angin. Sudah kita bikin sedemikian rupa hingga sudah berbentuk lengkap dengan semua komponennya. Eh, setelah dicoba ternyata kipas anginnya tidak bisa berputar. Apakah berguna dan ada yang mau membeli ? Tentu tidak bukan, mungkin bisa diloakkan dengan harga yang murah tentunya. Kira-kira seperti itu ilustrasi bagaimana para dosen killer memberikan nilai.

Tentunya ini merupakan sebuah neraka untuk mereka yang tidak bisa perfect 100% sesuai kehendak dosen, termasuk saya yang pernah merasakan. Inilah yang menyebabkan bertebarannya nilai E di JTEUB. Menganggap enteng karena ada harapan di Semester Pendek (SP) ? Woaaa, tunggu dulu Bung. Walaupun mengambil SP, masih ada kemungkinan bertemu kembali dengan dosen-dosen tersebut. Ada memang beberapa dosen "asing" yang mengajar bukan mata kuliah spesialisasi mereka di SP (bukan kategori killer tentunya), tetapi tentu saja kita butuh "faktor luck" untuk mendapatkan kelas yang diajar dosen-dosen tersebut dan menghindari dosen killer.

Kini perlahan-lahan jumlah dosen-dosen killer tersebut mulai berkurang. Beberapa penyebabnya adalah meninggal dunia, sudah memasuki masa pensiun, dan ada juga yang beralih menjadi dosen non killer. Masuknya dosen-dosen muda pengganti yang beberapa juga merupakan alumni TEUB juga menerapkan sistem penilaian yang berbeda dari dosen-dosen killer tersebut. Mungkin rumus penilaiannya tetap sama seperti rumus yang saya tulis di atas, tetapi tidak terlalu sadis dalam pemberian nilai.

Sebelumnya untuk 2 semester awal yang masih menggunakan sistem paket 40 SKS, tidak ada yang mendapatkan IPK 4,00. Tetapi, sekitar angkatan 2012-2014 (entah mana yang pertama, saya lupa) ada yang mendapatkan IPK 4,00 dan tidak hanya satu anak. Haha, serasa tidak adil untuk angkatan yang lama. Ditambah lagi kini JTEUB sudah mendapatkan akreditasi A. So, let's move on teman-teman angkatan lama and be happy adik-adik angkatan baru :)

Sumber Gambar :
- Gambar Gedung B JTEUB -
http://elektro.ub.ac.id/blog/wp-unggah/2012/10/Gedung-Teknik-Elektro-B-dibangun-1985.jpg
- Gambar Kipas Angin -
https://servisperalatanelektronik.files.wordpress.com/2010/08/kipas-angin.jpg

Monday, October 12, 2015

Mahasiswa S1 Teknik Elektro Universitas Brawijaya Angkatan 2008 Berdasarkan Jalur Penerimaan


Logo Himpunan Mahasiswa Elektro Universitas Brawijaya

Hehe, karena baru saja angkatan 2008, khususnya Teknik Elektro melakukan "cuci gudang", tepatnya dengan tanggal yudisium 28 Agustus 2015 (termasuk saya ==a), sekarang waktunya bernostalgia sejenak. Angkatan saya, 2008, merupakan tahun di mana cukup banyak jalur penerimaannya, yaitu 8 jalur penerimaan sebagai berikut.

- PSB (Penjaringan Siswa Berprestasi)
- SPKS (Seleksi Program Kemitraan Sekolah)
- SPMB (Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru)
- SPMK (Seleksi Program Minat dan Kemampuan)
- SPKIns (Seleksi Program Kemitraan Instansi)
- SPKD (Seleksi Program Kemitraan Daerah)
- SPI (Seleksi Program Internasional)
- SAP (Seleksi Alih Program)

Untuk keterangan lebih lengkapnya bisa dilihat pada [1].

Pada angkatan 2008 juga, program studi Teknik Perangkat Lunak/Teknik Informatika masih tergabung di bawah naungan Teknik Elektro, dan sayangnya sekarang sudah terpisah dari panji Teknik Elektro karena menjadi proyek dari para pemimpin kampus yang lama. Hal yang sama juga terjadi pada program studi Ilmu Komputer yang dicabut dari FMIPA. Pada akhirnya kedua program studi yang dibajak tersebut digabungkan menjadi sebuah fakultas tersendiri (entah benar atau tidak karena disebutkan fakultas) yang bernama Fakultas Ilmu Komputer. Aneh bin ajaib, dua prodi dari dua fakultas yang berbeda digabungkan menjadi satu fakultas.

Mari kita tinggalkan permasalahan di atas dan kembali ke topik utama. Berikut ini adalah daftar peserta yang diterima sebagai mahasiswa Teknik Elektro dan Teknik Perangkat Lunak/Teknik Informatika, angkatan 2008 tentunya.

PSB
Teknik Elektro (20)
1 DEWI RIANTI MANDASAR SMA NEGERI 1 TANGERANG TANGERANG
2 ANINDIO PRABU HARSAR SMA NEGERI 61 DUREN SAWIT JAKARTA TIMUR
3 DINAR MAYASARI SMA NEGERI 1 BOYOLANGU KAB.TULUNGAGUNG
4 BAGUS ILYAS SETIAWAN SMA NEGERI 2 JOMBANG KAB.JOMBANG
5 LADISSA HARVIDIANTI SMA NEGERI 1 GRESIK KAB.GRESIK
6 ANNISA TRI ANDINI SMA NEGERI 2 KEDIRI KEDIRI
7 DIKA DANA HISWARA SMA NEGERI 1 MALANG MALANG
8 RIZMY OTLANI NOVASTR SMA NEGERI 3 MALANG MALANG
9 TETTY RETNO HANDAYAN SMA NEGERI 4 MALANG MALANG
10 RUTH ASTARI ANINDITA SMA NEGERI 5 MALANG MALANG
11 APRILLIA SATRIANI SMA NEGERI 8 MALANG MALANG
12 LELY ANDARWATI SMA NEGERI 5 SURABAYA SURABAYA
13 ANDRI ASHFAHANI SMA NEGERI 6 SURABAYA SURABAYA
14 WAHYU PRIYO KUSTAMAN SMA NEGERI 15 SURABAYA SURABAYA
15 PUTU LAKSMI MAS PRAT SMA NEGERI 1 SINGARAJA KAB.BULELENG
16 PUTTY IKA DHARMAWATI SMA NEGERI 5 DENPASAR DENPASAR
17 ANSYARUDDIN RAHMATDI SMA NEGERI 1 MATARAM MATARAM
18 IDIA TRI JAYANTI SMA NEGERI 2 PALANGKARAYA PALANGKARAYA
19 ARDHITO PRIMATAMA SMA VIDYA DAHANA YPVDP BONTANG BONTANG
20 PUTRI SUGIH PERMATAS MAN INSAN CENDIKIA GORONTALO KAB.GORONTALO

SPMB/SNMPTN
Teknik Elektro (85)
1 1082109718 ZIA ZATI NAILI
2 1084200113 GALOH RANDICHA
3 1084200696 ALVITA ARINI
4 1085001369 LIKY SAPUTRA MULYA
5 1087100109 CHOLIK HARI WAHYUDI
6 1087100335 MUHAMMAD ARSYAD
7 1087101013 SYAILENDRA DWITAMA I
8 1087101287 NIMAS WAHYU C
9 1087105301 BAYU TRI ANGGORO
10 1087108325 ERWAN ARYANTO
11 1087108566 FARIS ALMER R
12 1087109120 DEWI YOLANDA S A
13 3087100578 HARI AGUNG NUGROHO
14 3087100860 MUHAMMAD RIZA FAHMI
15 1087400310 RIZA AGUS FAISAL
16 1087400322 SUHENDRA D P
17 1087400413 ROBBY FIERDAUS
18 1087400444 RISA PRADITA CAMELIA
19 1087400464 OLIVIA ELSA ADRIANI
20 1087400506 M KHOLIFATULLOH
21 1087400559 AHMAD ZUBAIDI
22 1087400892 ZAKY MAULANA
23 1087400908 NUHA NADHIROH
24 1087400927 Y REZA ANGGA SUKMA
25 1087400939 M IZZAT HARISI
26 1087400959 ANSHAR AFFANDY
27 1087400962 FIKRI AULIA
28 1087400977 SHENDY RUSIE F
29 1087401270 HENDRA SETIAWAN
30 1087401280 MOCHAMAD UMAR
31 1087401315 YUKOVANY ZHULKARNAEN
32 1087401359 SAHADA PRAMANDANA
33 1087401455 AMALIA EKA R
34 1087401623 INGE VESTIKA SARI
35 1087401646 DEBY CAHYA N
36 1087401690 IHDA SHIDQI IN AMI
37 1087401808 AHMAD SULKHAN TAUFIK
38 1087402001 AGUNG FIRMANSYAH S
39 1087402503 TUNGGUL WIDYAMURTI
40 1087402760 DYAH RETNO PALUPI
41 1087402805 VINCENTIUS NYORENDRA
42 1087403240 GILANG PRADIBTA CH
43 1087403249 NANANG AGUNG ARI W
44 1087403397 RANDY WAHYU D AN
45 1087403430 MASKISWO ADDI P
46 1087403488 ADITYA WAHYU S
47 1087403574 RIZKI JUMADIL PUTRA
48 1087403764 ARNAS ELMIAWAN AKBAR
49 1087403793 ANINDYA DWI
50 1087403818 HERU ROSADI
51 1087403932 BASKORO ADIGUNA
52 1087403934 HERASTRI NANDARINI
53 1087404346 VITA PERMATASARI
54 1087404594 FAJAR LUTFI ALAYUBI
55 1087404651 DENNY SATRIO N
56 1087405015 RIO ROSDIANTO
57 1087405055 TITO PANCA NUGRAHA
58 1087405220 DANIEL EKO SULISTYO
59 1087405419 ROYUN NAJIB HUDAYA
60 1087405433 SYARIEF ALBAR
61 1087405435 DZULHIDWANDARUSADI
62 1087405533 AGUS MUTOLIFI
63 1087405672 DEVI ZETTYARA
64 1087405853 DHONI BAGUS K
65 1087405874 WAKHIDA RAHMAWATI
66 1087406210 M ALIEF FAHRIZAL
67 1087406256 MUHAMMAD FIRSADA P P
68 3087400307 PAWITRA M SUCI
69 3087400506 KATHERIN AMELIA
70 3087400509 MUDITO A WARDHANA
71 3087400726 BAGUS IBNU PRATAMA
72 3087401188 ARIS PRIMA SETIAWAN
73 3087401241 DHENI PRASETYO
74 3087401409 RAHMA NUR AMALIA
75 3087401774 SEIF NURA URFIN
76 3087402055 ADITYA TEGUH S
77 3087402374 FARADINA MAGISTASARI
78 3087403770 DIMAS TRISANDY P
79 1087601311 JEFFRI SINDRIAN A
80 3087601305 THEO AJI CARAKA
81 3087601320 NURLITA YANUARNI
82 3087601509 FAIZ YUSKY AHLIAN
83 1087800558 MD A ANGGASANA PUTRA
84 1088102803 ANDIKA W KUSUMAH
85 1088800042 FANDY SANDICA F

Teknik Perangkat Lunak/Teknik Informatika (46)
1 1082305362 RASYIDAH
2 3087100140 NINDA ARFIHARVENDA
3 1087400060 IQRA AHMADYA
4 1087400089 NUR CAHYO N
5 1087400491 ANDREAS TOMMY C
6 1087400666 RAMAWAN ADI SURYA P
7 1087400780 SEPTA RINDU R
8 1087400964 DWI PURI CEMANI
9 1087401407 RENALDI PRIMASWARA P
10 1087401428 ARI HERNAWAN
11 1087401468 GALIH HERDIANTO
12 1087401578 YUNIAR RATNA W
13 1087402158 WACHID CAHYONO
14 1087402207 NUR HIDAYATI
15 1087402258 ARIF FAHMI
16 1087402921 FARIZ ROHMANSYAH
17 1087402927 ARAFEL MOHAMMAD N
18 1087403087 ANGGI MEIRANIA PUTRI
19 1087403457 FIRDAUS EKA RIZQI
20 1087403540 AMRI WAHYU JADHI P
21 1087403561 ANGGA AGUNG ADITYA
22 1087403570 ANDHIKA VENTAUSA
23 1087403580 DIMAS CIPTA R
24 1087403935 DWI MAULID DIANA
25 1087404007 YOGI KURNIAWAN
26 1087404408 AYOK LUTHFI HIDAYAT
27 1087404475 RAFITRIAN JAYA S
28 1087404540 RAFIKA DEWI MUTIK
29 1087405101 HOYI NDADAK AJI
30 1087405452 FEBRI ABDULLAH
31 1087405548 BONIE H USMAN
32 1087405805 ISNAN HABIB
33 1087405851 KURNIA PRIMA PUTRA
34 1087405855 SIGIT ADI WASKITO
35 1087405888 RICKY ADIBTYA C W
36 1087406309 LIDYA AMALIA R
37 1087406645 NANDA YUSTINA
38 3087400371 ROFIQOH FITHRI A
39 3087400514 HENDRA RUSDI FARIZI
40 3087400521 PUTRI NORMA GUPITA
41 3087400776 RAKHMA INDAH F
42 3087400790 NIKEN HENDRAKUSMA W
43 3087401285 DENNY HERIANTO
44 3087403771 RESNU DWIHANU V
45 1087600584 IRAWAN SOCAKUSUMA
46 3087601309 DAVI NUGRAHA P P

SPKS
Teknik Elektro (9)
1 5080102039 RICKO ACHMADI PUTRA JL SIDOSERMO 2 BLK B NO 8
2 5080104006 ONY ASRARUL QUDSI DESA CURAHSAWO 12 GENDING
3 5080104019 OLIVIA ELSA ADRIANI PERUM STI BLOK RE IX NO 6
4 5080104022 SIRLITA NURUL F RT[32RW[09LAPTEMBAKPAITON
5 5080110115 WIRA DHARMA BAYUWEGA PBI BLOK B8[6 MALANG
6 5080110129 ANSHAR AFFANDY JL GARUT NO 1MALANG
7 5080110155 DENNY SATRIO NUGROHO JL CENGGER AYAM DALAM1[30
8 5080110200 MUHAMMAD RIGADHO S JALAN BUNGA MERAK 1[12
9 5080112010 JODY RADITYA S JL P ANTASARI RT 12 NO 2

SPMK
Teknik Elektro (69)
1 4080100029 PRAMUDA AKARIUSTA CAHYAN
2 4080100043 YUDHISTIRA NUGRAHADI WIDAYAT
3 4080100047 RIFA KUNANTORO
4 4080100078 WAHYU ADHITIYA RACHMAN
5 4080100129 RIESTA ASTRIAWANTI
6 4080100149 ADITYA PRAMONO
7 4080100160 DWI ARYO PORBADI
8 4080100171 BAYU RIESKY MAHAYANA
9 4080100176 MUHAMMAD MIFTAHUR ROKHMAT
10 4080100208 AKHMAD FRANDICAHYA PERMADI
11 4080100210 WIYOGO DARMAWAN
12 4080100211 BAYU WIARDY
13 4080100242 ARY FADIAN RESPATI
14 4080100317 LUTFIR RAHMAN ALIFFIANTO
15 4080100340 RISSA AGUSTIN
16 4080100342 MUHAMMAD BUDIANOOR YUDHIFANI
17 4080100405 DIMAS ADITIA ARIFIANTO
18 4080100406 KARINA WAHYU IRAWATI
19 4080100414 OKTA HERMAWAN
20 4080100422 PRASTIKA WAHID SANTOSO
21 4080100432 MUHAMMAD ARIF BILLAH
22 4080100439 ZULHAJ ALIIYANSYAH
23 4080100460 IRFAN HABIBUR RAHMAN
24 4080100464 MICHELLA YESSICA
25 4080100478 SEPTIAN ADE HIMAWAN
26 4080100481 BACHTIAR ROCHMATUL SAMSUHADI
27 4080100522 KARINA SEFTIA DEWANTI
28 4080100580 SAFRIL WAHYU PAMUNGKAS
29 4080100599 ANAS SETIAWAN
30 4080100603 DIANGGA ARDIANSYAH
31 4080100614 SURYA ADI PURWANTO
32 4080100644 BAGUS YANUARIS DAKKAR
33 4080100672 PRADANA ANORAGA TINTO
34 4080100690 YAN FELIX MONANGIN
35 4080100726 ARIF DWI JAYANTO
36 4080100763 RIDWANSYAH LATJENO
37 4080100801 ELI EDWARD TARAPUL MANIK
38 4080100813 ANGGARA TRUNA NEGARA
39 4080100822 PRIBADHI HIDAYAT SASTRO
40 4080100842 DIMAS OKTA ARDIANSYAH
41 4080100870 ACHMAD MAULANA CHOLILY
42 4080100873 DZIKRU ROHMATUL IZA
43 4080100889 DWI CAHYA RAMADAN
44 4080100896 MUHAMMAD WILDAN HILMI
45 4080100928 ROBITH URWATAL
46 4080100969 FAHIMA ULFI TAZKIA
47 4080100991 LUTFINDA FALAHANDIKA
48 4080100996 RIZKY PRASETYO
49 4080100998 DIAN PRAMITA UTARI
50 4080101087 MAHENDRA SURYA NUGRAHA
51 4080101100 HANIFIA ILMAWATI
52 4080101110 FERDY HENDRAWAN
53 4080101119 GRANDIS FEY ROCHMADI
54 4080101138 APRIYANTO PUTRA I.
55 4080101152 U\'UCK UJANG MELSY SETIAWAN
56 4080101167 ADITYA ANGGA KUSUMA
57 4080101259 FARIZ IHSAN
58 4080101263 RETNO HANDOYO
59 4080101297 ARDI BAWONO BIMO LAKSONO YUDHO
60 4080101328 FADELA YUNIAN ASTIANTO
61 4080101331 NASHRIL ABDILLAH
62 4080101340 JULIANA VICTORY
63 4080101365 DHIMAS DAMANG M
64 4080101402 WISNU EKO PRABOWO
65 4080101450 NUR AWALLUDIN ZUHRI
66 4080101456 TRI YOGA SEPTIANTO
67 4080101460 KHARISMA DARMAWAN PUTRA
68 4080101461 BAGUS PRASETYO
69 4080101537 CERI AHENDYARTI

SPKIns
Teknik Elektro (8)
1 7080101015 EDWIN GUTAMA HOP 04[096 JL MAMBERAMO
2 7080101032 DEVINA SRI S C PC 3 NO 47 JL ANGGREK
3 7080101033 NURKADRI PC4[213 KOMP PTBADAK
4 7080102001 FAUNDRI GAUNG RIZKI JL GUNUNG SINDORO NO3 BSD
5 7080102009 FEBRIAN RIVANDA JL KEPODANG BLOK S NO 28
6 7080104001 DODIED ARYO W KEBONSARI 7A[22 SURABAYA
7 7080104030 ARKO SETIYO PRABOWO JL KEBONSARI 7 NO 47 SBY
8 7080106004 YUNIAR ADI SETIAWAN JL RAYA ROOMO 349 GRESIK

SAP
Teknik Elektro (8)
1 0774061302 Bq.IFFA FAUZIAH R
2 0774061307 PUTRI ISNAINI H
3 0774061306 SAMSUL HASAN
4 0774061305 DENNY HERDIYANTO
5 0774061304 ANGGA RADITYA B.S.
6 0774061310 SILVESTER EKA JEMALI
7 0774061313 ASHBIR
8 0774061311 DWI JOKOWALOYO

Sayangnya link daftar mahasiswa baru yang berasal dari jalur penerimaan SPKD dan SPI tidak saya temukan, padahal sudah saya ubek-ubek old-prasetya.ub.ac.id maupun prasetya.ub.ac.id dengan bantuan Google pastinya. Mengganti patternnya menjadi spkd dan spi juga tidak berhasil, karena dilihat dari link yang lain tinggal merubah link di bagian akhir dengan jalur penerimaan ditambah dengan 08.

Untuk jalur SPI yang menyaring mahasiswa dari luar negeri, kemungkinan besar tidak ada untuk S1 Teknik Elektro, karena saya tidak menemukan orang asing dalam angkatan saya. Sedangkan untuk SPKD mungkin dan harusnya ada, karena masih ada salah satu teman SMA saya, Yoga Gapaiasa, yang juga terdaftar menjadi mahasiswa TEUB tetapi belum termasuk dalam jalur-jalur penerimaan yang sudah disebutkan di atas. Tetapi tersirat sebuah keraguan dalam benak saya, apa iya termasuk dalam jalur SPKD, bukankah itu jalur penerimaan untuk karyawan yang bekerja di suatu instansi ? Ya entahlah.

Jika mahasiswa yang terdaftar dari jalur SPKD kita samakan dengan rata-rata dari jalur lain selain SNMPTN dan SMPK yang memang merupakan jalur terbanyak dengan penerimaan mahasiswa terbanyak, maka coba kita coba hitung berapa mahasiswa baru waktu itu. Anggap saja dari jalur SPKD 8 orang, maka total mahasiswa baru TEUB angkatan 2008 (SAP tidak termasuk, karena merupakan lanjutan dari D3) adalah 20 + 85 + 9 + 69 + 8 + 8 + 8 = 207 maba Teknik Elektro dan 46 maba prodi Teknik Perangkat Lunak.

Hehe, itulah 250-an lele-lele (julukan yang diberikan oleh panitia Probinmaba/Ospek) angkatan 2008 TEUB dan juga prodi TPL yang pada awalnya diberi nama "Prosesor 2008" dan menurut saya sudah cukup bagus walaupun nama pemberian dari panitia atau siapapun itu oknumnya. Setelah lele-lele tadi berkumpul dari menyelesaikan tahapan Ospek awal (Pengenalan Kehidupan Kampus/PK2), nama angkatan kami diubah menjadi "Concordes 2008". Well, it's not that bad but for me Prosesor is better.

Mungkin cukup sekian untuk post kali ini, acara nostalgia selanjutnya akan dilanjutkan pada post berikutnya. Semoga sukses kawan-kawan semua ^.^9

Referensi :
[1] http://prasetya.ub.ac.id/berita/8-Jalur-Penerimaan-Mahasiswa-Baru-7536-id.html
[2] http://old-prasetya.ub.ac.id/psb08.html
[3] http://old-prasetya.ub.ac.id/spks08.html
[4] http://old-prasetya.ub.ac.id/snmptn08.html
[5] http://old-prasetya.ub.ac.id/spmk08.html
[6] http://old-prasetya.ub.ac.id/spkins08.html
[7] http://old-prasetya.ub.ac.id/sap08.html

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More